Berikut beberapa fakta
tentang Susu Sapi dan Susu Kambing
SUSU KAMBING
|
SUSU SAPI
|
- PH lebih tinggi. Membantu
menetralisir keasaman tubuh sehingga membantu penyembuhan berbagai
penyakit karena lebih dari 90% penyakit disebabkan keasaman tubuh.
|
- PH lebih rendah, ditambah
lamanya waktu untuk mencerna menyebabkan meningkatnya keasaman tubuh dan
pembebanan lebih pada organ.
|
- Lebih setabil saat terkena
proses pemanasan produksi.
|
- Kurang setabil saat terkena
proses pemanasan produksi.
|
- Memiliki therapeutic
propertis sehingga membantu perbaikan daya serap usus.
|
- Tidak memiliki therapeutic
propertis sehingga petensial kurangi kapasitas daya serap usus.
|
- Hampir
setara ASI. Komposisi dan sifatnya cocok untuk tubuh manusia, sehingga sangat
menyehatkan dan aman untuk dikonsumsi jangka panjang tanpa efek samping.
·
- Tinggi kandungan triglisirida-nya
- Kandungan asam amino 83mg/100gr
- Mengandung β-Casein 38% dari total kasein
- Partikel lemak kecil 0,73 s.d. 8,58µm & homogen
- Tingginya kandungan asam butirat, kaproat, kaprilat,
kaprat, laurat, miristat, palmitat, dan linoleat.
|
- Komposisi
dan sifatnya tidak cocok untuk tubuh manusia, hingga dikonsumsi rutin dan
jangka panjang beresiko buruk pada kesehatan secara menyeluruh.
- Rendah kandungan
triglisirida-nya
- Kandungan asam amino hanya
28mg/100gr
- Mengandung asl-casein 55%
dari total kasein
- Partikel lemak besar s.d.
17,75µm & tidak homogeny
- Yang tinggi justru asam
stearat dan oleat.
|
- Mudah
dicerna hanya dalam 20 menitan.
- Protein menggumpal lembut
saat masuk lambung.
- Meningkatkan kesehatan
metabolisme lipidnya.
|
- Sangat
sulit dicerna, perlu waktu 2-3 jam.
- Protein menggumpal keras,
sangat sulit dicerna.
- Menimbulkan plak dan
pengandapan lemak dalam pembuluh darah.
|
0 komentar:
Posting Komentar